Browse By

Strategi Wisata Singapura 2026: Incar Milenial & Gen Z Indonesia lewat Kampanye ‘We Don’t Wait for Fun’

JAKARTA, Inforiksa News – Singapura secara resmi mengalihkan radar pariwisatanya ke segmen yang lebih spesifik pada tahun 2026. Melalui Singapore Tourism Board (STB), Negeri Singa kini membidik wisatawan muda Indonesia yang memiliki karakteristik “affluent & energetic”—kelompok yang memiliki kemampuan finansial mumpuni sekaligus stamina fisik untuk mengeksplorasi destinasi hidden gem.

Langkah ini ditandai dengan peluncuran kampanye global bertajuk ‘We Don’t Wait for Fun’, yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu pasar prioritas utama selain China dan India.

Pergeseran Tren: Dari Ikonik ke Kawasan Lokal yang Autentik

Singapura kini tidak lagi hanya menjual kemegahan Marina Bay Sands atau ikon Merlion. Untuk memikat kelompok usia 25–44 tahun, STB mulai mempromosikan kawasan bernuansa lokal yang kental dengan budaya dan estetika modern, seperti:

  • New Bahru: Sebuah creative hub baru yang menjadi wadah bagi merek-merek lokal Singapura yang inovatif.
  • Joo Chiat: Kawasan bersejarah Peranakan yang menawarkan perpaduan kuliner legendaris dan arsitektur warna-warni yang sangat Instagrammable.

Melissa, perwakilan dari STB, menyatakan bahwa kelompok usia muda ini menyumbang lebih dari 40% kunjungan internasional pada tahun 2025. “Kami ingin memperdalam daya tarik Singapura di segmen ini dan mendorong mereka menjadikan Singapura sebagai destinasi utama yang wajib dikunjungi berkali-kali,” ujarnya.

Kolaborasi Digital dan Magnet Hiburan Kelas Dunia

Untuk menjangkau turis muda yang digital native, Singapura menggandeng konten kreator global serta berkolaborasi dengan platform besar seperti Skyscanner, Grab, dan Spotify.

Daya tarik Singapura di tahun 2026 diprediksi akan semakin kuat berkat beberapa agenda raksasa:

  1. Disney Cruise Line: Pelabuhan perdana di Asia yang akan menarik minat wisatawan keluarga muda.
  2. Mandai Wildlife Reserve: Pengembangan kawasan wisata alam terintegrasi yang lebih luas dan modern.
  3. Konser Internasional: Rencana tur dunia grup K-pop fenomenal, BTS, yang dipastikan akan memicu gelombang turis mancanegara ke Singapura.

Rekor Belanja Pariwisata Mencapai Rp403 Triliun

Langkah berani Singapura ini didukung oleh data performa ekonomi yang impresif. Pada tiga kuartal pertama 2025, belanja pariwisata Singapura mencetak rekor sebesar 23,9 miliar USD (sekitar Rp403,22 triliun).

Dengan target 18 juta kunjungan di tahun 2026, Singapura berupaya membangun loyalitas jangka panjang bagi turis muda. Menurut Benjamin Cassim, pakar pariwisata dari Temasek Polytechnic, ini adalah momen krusial untuk menanamkan loyalitas merek melalui pengalaman wisata yang bermakna dan berkelanjutan.