Browse By

Aksi Pra Mayday 2026 di Karawang: Ratusan Buruh KBPP Suarakan 5 Tuntutan, Situasi Kondusif

KARAWANG, Inforiksa.com – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional, suhu demokrasi di Kabupaten Karawang mulai meningkat. Ratusan buruh yang tergabung dalam Koalisi Buruh Pangkal Perjuangan (KBPP) menggelar aksi unjuk rasa “Pra Mayday” dengan melakukan konvoi menyisir kawasan industri hingga puncaknya di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang pada Rabu (15/4/2026).

Aksi yang diikuti oleh berbagai elemen serikat pekerja ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian.

Polres Karawang Siagakan Pengamanan Jalur Kawasan Industri

Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah, melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan, menegaskan bahwa pihaknya telah mengantisipasi pergerakan massa sejak pagi hari. Personel gabungan disiagakan di titik-titik vital, termasuk gerbang kawasan industri dan akses menuju pusat pemerintahan.

“Kami menyiagakan personel pengamanan terbuka dan tertutup di berbagai titik, mulai dari kawasan industri hingga kantor Disnakertrans. Prioritas kami adalah menjamin hak buruh dalam menyampaikan pendapat sekaligus memastikan situasi Kamtibmas di Karawang tetap kondusif,” ujar Ipda Cep Wildan dalam keterangan resminya, Rabu malam.

5 Tuntutan Utama Buruh KBPP dalam Aksi Pra Mayday

Sekitar 500 buruh dari federasi besar seperti SPSI, FSPMI, K-SARBUMUSI, hingga KASBI bersatu membawa lima poin tuntutan strategis. Isu yang diangkat tidak hanya bersifat lokal, tetapi juga mencakup kebijakan nasional yang dinilai berdampak langsung pada kesejahteraan pekerja.

Berikut adalah poin-poin utama tuntutan buruh:

  1. Pencabutan Permenaker No. 06 Tahun 2020: Terkait aturan pemagangan yang dinilai merugikan tenaga kerja tetap.
  2. Penolakan PHK Sepihak: Menolak efisiensi perusahaan dengan alasan dampak konflik geopolitik di Timur Tengah.
  3. Kenaikan PTKP: Mengusulkan penyesuaian Pendapatan Tidak Kena Pajak agar daya beli buruh terjaga.
  4. Kesejahteraan Tenaga Kerja Lokal: Memastikan penyerapan tenaga kerja di Karawang berjalan maksimal.
  5. Perlindungan Hak Buruh: Menuntut jaminan keamanan kerja di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Dialog Terbuka di Disnakertrans Karawang

Massa sempat melakukan orasi di depan kawasan Suryacipta sebelum akhirnya memusatkan aksi di depan kantor Disnakertrans pada sore hari. Langkah persuasif dikedepankan oleh aparat keamanan guna memfasilitasi dialog antara buruh dan pemerintah daerah.

Perwakilan buruh diterima langsung oleh Kepala Disnakertrans Karawang, Ibu Rosmalia Dewi, dengan pendampingan dari Kasat Intelkam Polres Karawang, AKP Agustana Eka Kusuma. Dalam mediasi tersebut, pemerintah daerah berjanji akan menampung aspirasi tersebut untuk diteruskan ke tingkat yang lebih tinggi.

Sinergi Menjaga Kamtibmas Karawang

Keberhasilan aksi Pra Mayday yang berjalan damai ini menunjukkan kedewasaan berdemokrasi para buruh di Karawang. Polres Karawang mengapresiasi kerja sama para koordinator lapangan (korlap) yang menjaga massa tetap tertib sehingga aktivitas ekonomi di kawasan industri tidak terganggu secara signifikan. (red.)