Persiapan Mudik Lebaran 2026: Pemkab Karawang Percepat Perbaikan Jalur Alternatif Cikalong–Cilamaya

KARAWANG, JAWA BARAT, Inforiksa News. – Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026, Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai tancap gas memperbaiki infrastruktur. Fokus utama penanganan saat ini adalah ruas Jalan Cikalong–Cilamaya, yang merupakan jalur alternatif vital di wilayah pesisir Karawang.
Perbaikan darurat berupa tambal sulam aspal ini mulai dikerjakan pada Selasa (10/3/2026) guna menjamin keselamatan dan kenyamanan para pemudik yang diprediksi akan melonjak dalam hitungan hari.
Metode CAP: Solusi Cepat Tutup Lubang Jalan
Kerusakan di sejumlah titik ruas Cikalong–Cilamaya, seperti permukaan jalan tidak rata dan lubang sedalam 5-10 cm, menjadi perhatian serius. Pengawas Dinas PUPR Kabupaten Karawang, Agus, menjelaskan bahwa pihaknya menggunakan metode Campur Aspal Panas (CAP) untuk penanganan darurat ini.
“Kami fokus pada penanganan sementara atau emergency. Metode CAP dipilih karena pengerjaannya relatif cepat namun efektif untuk menutup lubang-lubang jalan yang membahayakan pengendara sebelum puncak arus mudik tiba,” ujar Agus saat memantau lokasi pekerjaan.
Detail Proyek Perbaikan Jalan Cikalong–Cilamaya
Jalur ini menjadi favorit pemudik motor maupun mobil yang ingin menghindari kepadatan di Jalur Pantura utama menuju Kabupaten Subang dan wilayah Jawa Barat bagian timur. Berikut adalah detail teknis perbaikan yang sedang berlangsung:
| Informasi Proyek | Detail Penanganan |
| Total Panjang Penanganan | Sekitar 5.635 Meter |
| Titik Awal – Akhir | Wilayah Jaya Mukti hingga Cikalong |
| Target Penyelesaian | Sebelum 12 Maret 2026 |
| Kontraktor Pelaksana | PT Aulia Berlian Konstruksi |
| Metode Material | Campur Aspal Panas (CAP) |
Pelaksana lapangan, WU, menambahkan bahwa tim bekerja secara maraton di titik-titik kerusakan paling parah. “Jalur pesisir ini krusial. Kami upayakan pengerjaan cepat agar tidak mengganggu aktivitas warga lokal namun tetap mengejar target sebelum tanggal 12 Maret,” jelasnya.
Harapan Warga: Perbaikan Permanen Pasca Lebaran
Meski langkah tambal sulam ini disambut baik, masyarakat dan pengamat infrastruktur berharap Pemkab Karawang tidak hanya melakukan perbaikan musiman. Faktor beban kendaraan berat dan cuaca ekstrem di pesisir sering kali membuat aspal cepat mengelupas jika tidak dilakukan betonisasi atau perbaikan permanen.
Pemerintah daerah sendiri mengakui bahwa setelah arus mudik dan balik selesai, rencana perbaikan yang lebih menyeluruh akan disusun. Hal ini penting untuk mendukung aktivitas ekonomi harian warga Cilamaya dan Cikalong yang bergantung pada kelancaran logistik jalan raya.
( Endang. J )
